ASEAN merilis kerangka acuan RCEP, mengundang lebih banyak negara untuk bergabung
ASEAN merilis kerangka acuan RCEP, mengundang lebih banyak negara untuk bergabung

ASEAN merilis kerangka acuan RCEP, mengundang lebih banyak negara untuk bergabung

Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) telah merilis kerangka acuan (TOR) untuk Unit Dukungan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), menandai langkah maju untuk implementasi perjanjian perdagangan bebas, seorang menteri Indonesia mengatakan Selasa .

Co-chair AEM ke-55, Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan mengatakan pada konferensi pers bahwa TOR disahkan dalam Pertemuan Menteri RCEP tertutup di sela-sela AEM di Semarang, provinsi Jawa Tengah Indonesia, Senin malam.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi dari 10 negara anggota ASEAN serta dari Australia, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru.

“Selain TOR, kami juga sepakat menugaskan Komite Bersama RCEP untuk mengawasi pelaksanaan pakta ini, agar progres berjalan lancar dan transparan,” ujar Hasan.

Menteri mengatakan anggota RCEP mengundang lebih banyak negara untuk bergabung dalam perjanjian tersebut, menekankan bagaimana negara-negara anggota akan menikmati berbagai manfaat, termasuk penghapusan tarif lebih dari 90 persen barang yang diperdagangkan dalam RCEP.

Kesepakatan perdagangan bebas RCEP terdiri dari 15 negara Asia-Pasifik termasuk 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) — Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam — dan lima negara mereka mitra dagang Cina, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru.

Indonesia saat ini memegang kepemimpinan ASEAN pada tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *